Disdukcapil Kebumen Matangkan Inovasi "Gerlin Difaduk" Hadapi Kompetisi IDEa Jateng 2026
Disdukcapil Kebumen Matangkan Inovasi "Gerlin Difaduk" Hadapi Kompetisi IDEa Jateng 2026
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen menggelar rapat intensif pada hari Selasa, 14 April 2026 guna membahas proposal inovasi unggulan bertajuk Gerakan Perlindungan Disabilitas/Difabel Sadar Administrasi Kependudukan (Gerlin Difaduk). Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan persiapan keikutsertaan Disdukcapil dalam ajang bergengsi Kompetisi Inovasi Daerah (IDEa) Jawa Tengah Tahun 2026. Langkah ini menjadi bukti komitmen instansi dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Lantai II Kantor Disdukcapil Kabupaten Kebumen ini dihadiri oleh jajaran struktural penting, di antaranya Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Dafduk), Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data, serta para Ketua Tim Kerja dari berbagai lini seperti Pendataan Penduduk, Pengelola Inovasi, dan Pengelola SIAK. Turut hadir pula Sdr. Alvian Eka Kurniawan dan Sdr. Fahmi Halif Majid yang memberikan kontribusi strategis dalam penyempurnaan konsep teknis inovasi tersebut.
Fokus utama dalam pembahasan kali ini adalah memastikan seluruh instrumen penilaian kompetisi telah terpenuhi dengan standar kualitas tinggi. Materi yang dipersiapkan mencakup paparan komprehensif mengenai strategi implementasi Gerlin Difaduk, penyempurnaan dokumen proposal, hingga penyesuaian narasi program agar selaras dengan tema besar IDEa Jateng 2026. Selain itu, tim juga melakukan tinjauan mendalam terhadap video profil inovasi yang akan menjadi representasi visual dari keberhasilan layanan di lapangan.
Inovasi Gerlin Difaduk sendiri dirancang khusus untuk menjamin hak-hak sipil penyandang disabilitas di Kabupaten Kebumen. Melalui gerakan ini, Disdukcapil berupaya menjemput bola dan mempermudah akses kepemilikan dokumen kependudukan bagi kelompok difabel yang selama ini mungkin menghadapi kendala fisik maupun aksesibilitas. Dengan adanya integrasi data dan sistem yang lebih responsif, diharapkan tidak ada lagi warga difabel yang terlewat dalam pendataan administrasi kependudukan.
Melalui persiapan yang matang ini, Disdukcapil Kabupaten Kebumen optimis dapat memberikan performa terbaik dalam Kompetisi IDEa Jateng 2026. Lebih dari sekadar mengejar prestasi di tingkat provinsi, upaya ini merupakan manifestasi dari transformasi digital dan sosial dalam pelayanan publik. Target akhirnya adalah mewujudkan ekosistem administrasi kependudukan yang ramah difabel, transparan, dan memberikan perlindungan hukum yang pasti bagi seluruh warga Kebumen tanpa terkecuali.
