Disdukcapil Kebumen Gelar Sosialisasi Antikorupsi Berbasis Nilai Keagamaan
Disdukcapil Kebumen Gelar Sosialisasi Antikorupsi Berbasis Nilai Keagamaan
Kebumen – Dalam rangka memperkuat integritas serta meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pencegahan tindak pidana korupsi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Antikorupsi pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Ari 2 Kebumen ini mengusung tema “Integritas dan Antikorupsi dalam Perspektif Agama” dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disdukcapil Kebumen.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Salim Wazdy, yang menyampaikan pentingnya membangun integritas tidak hanya sebagai kewajiban birokrasi, tetapi juga sebagai bagian dari nilai spiritual. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan ASN merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan dan akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga kejujuran dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama dalam bekerja.
Lebih lanjut, Salim menjelaskan bahwa praktik korupsi tidak terjadi secara instan, melainkan berawal dari kebiasaan kecil yang dibiarkan. Ia menguraikan berbagai faktor penyebab korupsi, baik dari sisi individu seperti sifat tamak, lemahnya mental, dan gaya hidup konsumtif, maupun dari sisi organisasi seperti lemahnya pengawasan dan kurangnya transparansi. Selain itu, faktor lingkungan sosial yang permisif terhadap perilaku menyimpang turut memperparah kondisi tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pentingnya kecerdasan emosional dalam membentuk integritas ASN. Kemampuan mengendalikan emosi, berempati, serta menjaga hubungan sosial dinilai menjadi kunci dalam membangun karakter aparatur yang bersih dan berintegritas. Salim mengajak seluruh ASN untuk mengubah orientasi kerja, di mana jabatan dan materi bukan menjadi tujuan utama, melainkan sebagai dampak dari kinerja yang baik dan penuh tanggung jawab.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen, Jamal Darwanto, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja yang bersih dan akuntabel di lingkungan Disdukcapil. “Melalui pendekatan nilai-nilai agama, kami berharap integritas tidak hanya dipahami sebagai aturan, tetapi benar-benar menjadi karakter dan budaya kerja ASN. Komitmen antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri dan diwujudkan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Disdukcapil Kebumen akan terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan berintegritas.
