Arsip Berita Terbaru

Berita

Pelayanan Disdukcapil Kebumen Menjelang Libur Tahun Baru
Berita Terbaru , @ 29/12/2017 11:56:48
Pertanyaan yang Sering Muncul Terkait Registrasi Kartu Prabayar
Berita Terbaru , @ 15/11/2017 09:54:32
Rekam Lebih Dari Satu Kali, Warga Dipastikan Tidak Dapat KTP-el
Berita Terbaru , @ 09/10/2017 11:48:19
Dukcapil Kebumen mengungkap identitas Korban Kejahatan
Berita Terbaru , @ 19/06/2017 14:47:31
Pelayanan Jembol Desa Bonjok - Adimulyo
Berita Terbaru , @ 19/06/2017 14:44:55

Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Jakarta
– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai
memberlakukan kewajiban registrasi bagi pelanggan kartu prabayar
semua operator seluler, baik pelanggan baru atau yang sudah
menggunakan kartu lama. 


Operator
seluler diberi hak akses terhadap data kependudukan Ditjen Dukcapil
Kemendagri sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. 


Untuk
memberi kejelasan kepada masyarakat terkait registrasi tersebut,
berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul beserta jawabannya.  



Apa
dasar hukumnya?


Pasal
58 ayat (4) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan
menyatakan bahwa data kependudukan yang digunakan  untuk 
semua  keperluan  adalah  data kependudukan dari 
Kementerian  Dalam Negeri. 



Data
kependudukan tersebut antara lain untuk pemanfaatan pelayanan publik,
perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi,
serta penegakan  hukum  dan  pencegahan kriminal.



Secara
teknis, pengaturan registrasi kartu prabayar diatur melalui Peraturan
Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa
Telekomunikasi sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan
Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa
Telekomunikasi.



Bagaimana
caranya?


Registrasi
bisa dilakukan sendiri dengan mengirim SMS ke nomor 4444. Formatnya
registrasi baru pelanggan Telkomsel caranya ketik REGNIK#Nomor
KK#, sedang pelanggan lama formatnya ULANGNIK#Nomor
KK#. 



Ada
sedikit perbedaan masing-masing operator seluler terkait format ini.
Silakan kunjungi website resmi operator masing-masing.


Registrasi
juga bisa dilakukan secara online melalui website atau mendatangi
gerai resmi operator seluler.



Apa
manfaat dan tujuannya?


Sebagai
upaya pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan,
terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen melindungi konsumen dan
untuk kepentingan nasional menuju single identity number (SIN). 



Kapan
waktunya? 


Registrasi
prabayar mulai berlaku 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018.



Apa
sanksinya jika tidak registrasi?


Pelanggan
lama nomornya akan diblokir secara bertahap, sementara untuk kartu
prabayar baru nomornya tidak akan bisa digunakan (tidak aktif).  



Jika
belum punya KTP-el bagaimana?

Registrasi
kartu prabayar hanya memerlukan NIK dan nomor KK. Jika tidak atau
belum memiliki KTP-el maka bisa menggunakan NIK dan nomor KK yang
tertera di KK, karena setiap orang sejak lahir sudah memiliki nomor
NIK. 



Apakah
data pelanggan aman?


Setiap
lembaga pengguna yang memanfaatkan data kependudukan harus melakukan
kerjasama pemanfaatan data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil
Kemendagri, termasuk operator seluler. Dalam perjanjian kerjasama
sudah diatur ruang lingkup kerjasama serta hak dan kewajiban
masing-masing pihak, terutama terkait jaminan keamanan dan
kerahasiaan data penduduk. 



Apakah
registrasi pakai nama ibu kandung?


Nama
ibu kandung tidak disertakan saat registrasi kartu prabayar, karena
nama ibu kandung merupakan salah satu data rahasia penduduk.
Registrasi hanya mensinkronkan antara NIK dan nomor KK.



Kenapa
harus kirim SMS ke nomor 4444?


Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menetapkan nomor 4444 sebagai
nomor khusus untuk semua operator.



Demikian
semoga bermanfaat. Dukcapil***


Sumber :
wwww.dukcapil.kemendagri.go.id